2016: MASA TERTUNDA
Salah satu hal paling berkesan di tahun ini adalah dapat melaksanakan aqiqah untuk diriku sendiri. Keterbatasan finansial keluargaku saat aku kecil membuat aqiqah ini tertunda, tetapi dengan uang hasil kerja keras sendiri, aku berhasil mewujudkannya. Aku menyembelih dua ekor kambing sebagai rasa syukur, dan acara aqiqah tersebut dihadiri oleh keluarga, tetangga, dan teman-teman terdekat. Aku merasa sangat bahagia karena akhirnya bisa menunaikan kewajiban ini.
Selain itu, di tahun yang sama, aku untuk pertama kalinya memiliki akun media sosial di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter). Aku merasa penasaran dengan platform tersebut karena banyak teman-temanku yang juga menggunakannya. Di sana, aku mulai berbagi cerita singkat, mengikuti akun-akun yang aku minati, dan bahkan berinteraksi dengan teman-teman baru. Akun Twitter ini menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dan menjalin koneksi dengan orang lain.
Ayahku juga memberikan hadiah besar di tahun itu, yaitu motor baru untukku. Motor tersebut adalah Vario 150 cc, yang menjadi motor keduaku setelah Yamaha Mio Sporty. Aku sangat bersyukur atas hadiah tersebut karena motor ini tidak hanya memudahkan mobilitasku, tetapi juga menjadi simbol dukungan ayah terhadap usahaku untuk mandiri. Aku merawat motor ini dengan baik dan merasa semakin percaya diri saat mengendarainya.
Di tahun itu pula, aku berkesempatan untuk berlibur ke Aceh bersama ibu. Perjalanan ini dilakukan untuk mengunjungi adik ibuku yang kedua, dan kami menggunakan mobil pribadi yang disewa. Meskipun hanya sehari, perjalanan ini sangat berkesan karena dilakukan bersama saudara-saudara yang lainnya. Selama di Aceh, aku terpesona dengan keindahan alam dan budaya yang berbeda. Kami menghabiskan waktu bersama, saling berbagi cerita, dan menikmati makanan khas Aceh.
Perjalanan ke Aceh tersebut juga menjadi salah satu pengalaman yang menguatkan hubungan keluarga. Meskipun singkat, waktu yang dihabiskan bersama keluarga memberikan kenangan indah yang tak terlupakan. Aku merasa sangat beruntung memiliki keluarga yang selalu mendukung dan saling peduli.
Tahun itu juga menjadi momen ketika aku memiliki HP kelimaku, yaitu Blackberry Z10. HP ini diberikan oleh abangku yang ketiga. Meskipun bekas, HP ini sangat berharga bagiku karena merupakan salah satu perangkat dengan fitur canggih di masanya. Dengan HP ini, aku bisa lebih aktif di media sosial dan lebih mudah berkomunikasi dengan teman-teman serta keluarga.
Di tahun ini, aku juga mulai lebih aktif mengembangkan diri. Aku belajar mengelola waktu dengan baik antara pekerjaan, kegiatan keluarga, dan waktu pribadi. Setiap pengalaman yang aku alami di tahun ini mengajarkanku untuk lebih menghargai setiap momen dan orang-orang di sekitarku.
Meskipun ada banyak hal baru yang aku alami, aku tetap tidak melupakan pentingnya bersyukur dan berterima kasih kepada orang-orang yang telah mendukungku, terutama keluargaku. Dukungan mereka selalu menjadi motivasi untuk terus berusaha dan berkembang.

Komentar
Posting Komentar